Anggota DPR RI Katakan MBG Bukan Hanya Sekedar Memberi Makan Gratis, Tapi Juga Harus Harus Higienis dan Bergizi

Anggota Komisi IX DPR RI Gamal Albinsaid
Kabarindo79.net - Badan Gizi Nasional (BGN) didesak untuk melakukan audit perihal kesesuaian gizi dalam setiap menu yang diberikan oleh Satuan Pelayanan Gizi (SPPG). Audit menu ini perlu dilakukan guna memastikan kandungan nilai gizi seimbang yang diterima oleh penerima manfaat, dalam hal ini anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui dan balita.
Demikian disampaikan oleh anggota DPR RI, Gamal Albinsaid dalam rapat dengan pendapat antara Komisi IX DPR RI dengan BGN di gedung Parlemen, Jakarta, beberapa hari lalu.
Gamal yang juga dokter ahli gizi mengatakan program MBG bukan hanya sekedar memberikan makan gratis kepada anak sekolah, tetapi substansinya adakah makanan itu memiliki nilai gizi yang dibutuhkan oleh tubuh anak dalam jumlah yang cukup untuk mendukung pertumbuhan anak.
"Kita tidak hanya memastikan, makanan itu masuk ke dalam mulut anak, akan tetapi juga harus memastikan makanan tersebut memberikan dampak bagi kesehatan anak, pertumbuhan dan perkembangan otak anak," katanya.
Menurut Gamal, anak bisa makan tiga kali sehari, akan tetapi bisa saja mengalami kekurangan giz dan stunting. Sehingga ia berharap MBG tidak hanya sekedar menjadi pengganti makan anak dirumah.
"Keberhasilan Program MBG bukan hanya perihal berapa puluh ribu SPPG, berapa puluh juta porsi dan penerima manfaat, akan tetapi diukur dari seberapa besar penurunan angka stunting dan intelektual anak meningkat," katanya.
Maka pendekatan menu MBG lanjutnya bukan hanya sekedar mendistribusikan makanan kepada siswa, tetapi juga harus sampai memastikan makanan itu dimakan oleh siswa dengan kualitas yang bergizi dan higienis.
"untuk memastikan hal tersebut, maka perlu kiranya ada audit nutrisi terhadap kualitas makanan dengan melibatkan tim audit gizi independen," pungkasnya. ***
Posting Komentar