Baduy Dalam Ditutup Untuk Tiga Bukan Kedepan, Wisatawan Dilarang Berkunjung

Perkampungan Baduy Dalam
LEBAK - Selama tiga bulan kedepan, aktifitas wisata ke Baduy Dalam ditutup. Hal ini dilakukan lantaran suku adat Baduy Dalam sedang melaksanakan ritual Kawalu. Ritual ini merupakan tradisi adat tahunan suku Baduy Dalam yang wajib dilaksanakan dan bersifat tertutup bagi pengunjung.
Ketua Adat sekaligus Kepala Desa Kanekes, Jaro Oom mengatakan seluruh wisatawan dilarang memasuki kawasan Baduy Dalam selama masa Kawalu berlangsung, yaitu dari tanggal 20 Januari sampai bulan Maret mendatang.
“Wisatawan tidak boleh memasuki wilayah Baduy Dalam, yang meliputi Kampung Cibeo, Cikeusik, dan Cikawartana. Mulai hari ini telah memasuki bulan Kawalu,” ujar Jaro Oom, Selasa (20/1/2026).
Namun demikian wisatawan masih diperbolehkan berkunjung ke wilayah Baduy Luar, seperti Kampung Kaduketug 1, Cipondok, Kaduketug 2 dan 3, Lebak Jeruk, Balimbing, Marengo, Cikua, Gajeboh, Kadujangkung, Kadugede, Karahkal, Cempaka, Cijanar, Ciranji, dan Lebak Huni.
Untuk diketahui, tradisi Kawalu merupakan warisan leluhur yang dijalankan secara turun-temurun. Selama Kawalu, masyarakat Baduy Dalam melaksanakan puasa dan ritual sebagai bentuk pendekatan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
Dalam ritual Kawalu, masyarakat Baduy Dalam menjalankan ibadah sebagai bentuk penghambaan dan pensucian diri. ***
Posting Komentar