Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
Kabarindo79.Net
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
Kabarindo79.Net
Telusuri

Beranda Headline Opini Peristiwa Hardiknas: Seremonial Tanpa Arah, Pendidikan Kita Sedang Kehilangan Jiwa
Headline Opini Peristiwa

Hardiknas: Seremonial Tanpa Arah, Pendidikan Kita Sedang Kehilangan Jiwa

binacerdasmandiri
binacerdasmandiri
04 Mei, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 

Oleh: Indra Martha Rusmana
(Akademisi Unindra, Wakil Ketua ICMI Kota Serang, dan Wakil Ketua Kwarcab Kota Serang)


Setiap tanggal 2 Mei, bangsa ini kembali khidmat memperingati Hari Pendidikan Nasional. Upacara digelar, pidato dibacakan, dan slogan-slogan besar kembali digaungkan. Namun pertanyaan yang menggelitik: apakah pendidikan kita benar-benar bergerak maju, atau hanya berputar dalam lingkaran seremonial yang menenangkan, tetapi kosong arah?


Realitas di lapangan justru berbicara sebaliknya. Dalam satu tahun terakhir, dunia pendidikan Indonesia dihadapkan pada berbagai peristiwa yang mencemaskan—bahkan memalukan.


Kasus pertama, lonjakan kekerasan di lingkungan pendidikan. Data menunjukkan bahwa sepanjang 2025 terdapat ratusan kasus kekerasan di satuan pendidikan, dengan dominasi relasi guru terhadap siswa mencapai lebih dari 46%. Lebih ironis lagi, sekitar 90% korban adalah peserta didik—mereka yang seharusnya dilindungi. Ini bukan sekadar angka, tetapi alarm keras bahwa sekolah mulai kehilangan fungsi dasarnya sebagai ruang aman.


Kasus kedua, tragedi perundungan yang merenggut nyawa mahasiswa dalam peristiwa Udayana University bullying incident. Dunia kampus yang seharusnya menjadi ruang intelektual justru menjadi arena tekanan sosial yang berujung fatal. Ini menandakan kegagalan sistem dalam membangun budaya empati dan kemanusiaan.


Kasus ketiga, dugaan kekerasan terhadap anak di Little Aresha Daycare child abuse case, di mana puluhan anak menjadi korban perlakuan tidak manusiawi. Ketika lembaga pendidikan usia dini pun tidak lagi aman, kita sedang menghadapi krisis moral yang serius.


Belum lagi persoalan tata kelola pendidikan seperti skandal pengadaan laptop dalam Chromebook procurement scandal yang nilainya mencapai triliunan rupiah. Alih-alih memperkuat kualitas pendidikan, kebijakan justru terseret dalam pusaran dugaan korupsi dan keputusan yang tidak berpihak pada kebutuhan riil di lapangan.


Semua ini menunjukkan satu benang merah: pendidikan kita kehilangan arah. Ia sibuk pada output administratif, tetapi lalai pada esensi.


Padahal sejatinya, pendidikan Indonesia bukan hanya tentang melahirkan manusia cerdas secara kognitif. Pendidikan adalah proses memanusiakan manusia—membangun keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual. Tanpa itu, kita hanya mencetak generasi pintar yang rapuh secara karakter.


Ironisnya, di tengah kondisi tersebut, muncul wacana penghapusan jurusan kependidikan dari pemangku kebijakan. Sebuah ide yang justru semakin menjauhkan kita dari solusi. Jika pendidik tidak lagi dipersiapkan secara khusus, lalu siapa yang akan menjaga ruh pendidikan itu sendiri?


Hardiknas seharusnya menjadi momentum refleksi, bukan sekadar seremoni. Kita tidak kekurangan slogan, tetapi kekurangan keberanian untuk berbenah.


Ada tiga harapan yang harus kita jaga bersama:


Pertama, negara harus menghadirkan arah pendidikan yang jelas, konsisten, dan berjangka panjang—bukan kebijakan yang berubah-ubah tanpa fondasi filosofis yang kuat.


Kedua, penguatan karakter harus menjadi prioritas utama. Sekolah harus kembali menjadi ruang aman, ramah, dan manusiawi, bukan tempat yang justru melukai.


Ketiga, profesi guru harus dimuliakan dan dipersiapkan secara serius. Menghapus atau melemahkan pendidikan keguruan sama saja dengan mencabut akar dari pohon pendidikan itu sendiri.


Jika tidak, maka kita harus jujur mengakui: Hari Pendidikan Nasional hanya akan menjadi panggung formalitas tahunan—yang meriah di permukaan, tetapi hampa di kedalaman.

Dan saat itu terjadi, yang hilang bukan sekadar arah pendidikan, tetapi masa depan bangsa itu sendiri.

Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Abaikan Aturan Lingkungan, Ratusan Massa APMLS Siap Segel Batching Plant Panggarangan

admin- Mei 10, 2026 0
Abaikan Aturan Lingkungan, Ratusan Massa APMLS Siap Segel Batching Plant Panggarangan
LEBAK'Kabindo79.net– Aliansi Pemuda dan Masyarakat Lebak Selatan (APMLS) resmi melayangkan surat pemberitahuan aksi massa ke Polsek Panggarangan. Langkah…

Berita Terpopuler

Tangis Pecah di MIN 2 Serang, 99 Siswa Bersimpuh di Kaki Orang Tua Jelang Ujian

Tangis Pecah di MIN 2 Serang, 99 Siswa Bersimpuh di Kaki Orang Tua Jelang Ujian

April 29, 2026
Penuh Haru, Ahmad Faidlullah Serahkan Estafet Kepemimpinan Camat Panggarangan kepada Hendi Suhendi

Penuh Haru, Ahmad Faidlullah Serahkan Estafet Kepemimpinan Camat Panggarangan kepada Hendi Suhendi

Mei 05, 2026
Dugaan Penyimpangan Dana Desa di Desa Sumber bening Terhitung di Tahun 2024 higa di tahun 2025.

Dugaan Penyimpangan Dana Desa di Desa Sumber bening Terhitung di Tahun 2024 higa di tahun 2025.

Mei 04, 2026
PPWI Lebak Selatan Apresiasi Dedikasi Ahmad Faidlullah dan Usep Herdiana di Tempat Tugas Baru

PPWI Lebak Selatan Apresiasi Dedikasi Ahmad Faidlullah dan Usep Herdiana di Tempat Tugas Baru

Mei 05, 2026
Dana BUMDes Rp148 Juta Disorot, Dugaan “Permainan” Menguat, Warga Minta APH Turun Tangan

Dana BUMDes Rp148 Juta Disorot, Dugaan “Permainan” Menguat, Warga Minta APH Turun Tangan

Mei 05, 2026
LAPORAN TERLIHAT RAPI, FAKTA LAPANGAN DIDUGA JAUH PANGGANG DARI API: DANA DESA PUNGGUK MERIGANG JADI SOROTAN

LAPORAN TERLIHAT RAPI, FAKTA LAPANGAN DIDUGA JAUH PANGGANG DARI API: DANA DESA PUNGGUK MERIGANG JADI SOROTAN

Mei 05, 2026
TGR “Dipangkas”, Jejak Dugaan Permainan Anggaran di Desa Sentral Baru Terkuak

TGR “Dipangkas”, Jejak Dugaan Permainan Anggaran di Desa Sentral Baru Terkuak

Mei 04, 2026
Ngalaksa 2026, Lapas Sumedang dukung pelestarian budaya

Ngalaksa 2026, Lapas Sumedang dukung pelestarian budaya

Mei 05, 2026
MILENIAL SILAMPARI INSTITUT (MSI) DESAK KEJAKSAAN AGUNG COPOT KAJARI LUBUKLINGGAU DAN AMBIL ALIH KASUS APAR MURATARA

MILENIAL SILAMPARI INSTITUT (MSI) DESAK KEJAKSAAN AGUNG COPOT KAJARI LUBUKLINGGAU DAN AMBIL ALIH KASUS APAR MURATARA

Mei 04, 2026
Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Kalapas Sumedang Hadiri Sosialisasi Sertifikasi AMPUH di PN Sumedang

Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Kalapas Sumedang Hadiri Sosialisasi Sertifikasi AMPUH di PN Sumedang

Mei 05, 2026

Berita Terpopuler

Tangis Pecah di MIN 2 Serang, 99 Siswa Bersimpuh di Kaki Orang Tua Jelang Ujian

Tangis Pecah di MIN 2 Serang, 99 Siswa Bersimpuh di Kaki Orang Tua Jelang Ujian

April 29, 2026
Penuh Haru, Ahmad Faidlullah Serahkan Estafet Kepemimpinan Camat Panggarangan kepada Hendi Suhendi

Penuh Haru, Ahmad Faidlullah Serahkan Estafet Kepemimpinan Camat Panggarangan kepada Hendi Suhendi

Mei 05, 2026
Dugaan Penyimpangan Dana Desa di Desa Sumber bening Terhitung di Tahun 2024 higa di tahun 2025.

Dugaan Penyimpangan Dana Desa di Desa Sumber bening Terhitung di Tahun 2024 higa di tahun 2025.

Mei 04, 2026
PPWI Lebak Selatan Apresiasi Dedikasi Ahmad Faidlullah dan Usep Herdiana di Tempat Tugas Baru

PPWI Lebak Selatan Apresiasi Dedikasi Ahmad Faidlullah dan Usep Herdiana di Tempat Tugas Baru

Mei 05, 2026
Dana BUMDes Rp148 Juta Disorot, Dugaan “Permainan” Menguat, Warga Minta APH Turun Tangan

Dana BUMDes Rp148 Juta Disorot, Dugaan “Permainan” Menguat, Warga Minta APH Turun Tangan

Mei 05, 2026
LAPORAN TERLIHAT RAPI, FAKTA LAPANGAN DIDUGA JAUH PANGGANG DARI API: DANA DESA PUNGGUK MERIGANG JADI SOROTAN

LAPORAN TERLIHAT RAPI, FAKTA LAPANGAN DIDUGA JAUH PANGGANG DARI API: DANA DESA PUNGGUK MERIGANG JADI SOROTAN

Mei 05, 2026
TGR “Dipangkas”, Jejak Dugaan Permainan Anggaran di Desa Sentral Baru Terkuak

TGR “Dipangkas”, Jejak Dugaan Permainan Anggaran di Desa Sentral Baru Terkuak

Mei 04, 2026
Ngalaksa 2026, Lapas Sumedang dukung pelestarian budaya

Ngalaksa 2026, Lapas Sumedang dukung pelestarian budaya

Mei 05, 2026
MILENIAL SILAMPARI INSTITUT (MSI) DESAK KEJAKSAAN AGUNG COPOT KAJARI LUBUKLINGGAU DAN AMBIL ALIH KASUS APAR MURATARA

MILENIAL SILAMPARI INSTITUT (MSI) DESAK KEJAKSAAN AGUNG COPOT KAJARI LUBUKLINGGAU DAN AMBIL ALIH KASUS APAR MURATARA

Mei 04, 2026
Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Kalapas Sumedang Hadiri Sosialisasi Sertifikasi AMPUH di PN Sumedang

Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Kalapas Sumedang Hadiri Sosialisasi Sertifikasi AMPUH di PN Sumedang

Mei 05, 2026
Kabarindo79.Net

About Us

Kabarindo79.net merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: redaksikabarindo79@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2025 Kabarindo79.Net
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber