Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
Kabarindo79.Net
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
Kabarindo79.Net
Telusuri

Beranda Dana Desa Pelabai 2025 Diguncang Sorotan! Dugaan Mark-Up dan Proyek Bermasalah, APH Jangan Tutup Mata Dana Desa Pelabai 2025 Diguncang Sorotan! Dugaan Mark-Up dan Proyek Bermasalah, APH Jangan Tutup Mata

Dana Desa Pelabai 2025 Diguncang Sorotan! Dugaan Mark-Up dan Proyek Bermasalah, APH Jangan Tutup Mata

admin
admin
03 Jun, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 




Lebong, Bengkulu – Pengelolaan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 di Desa Pelabai, Kecamatan Tubei, Kabupaten Lebong, kini menjadi sorotan tajam masyarakat. Sejumlah proyek yang dibiayai uang negara tersebut diduga menyisakan banyak pertanyaan, mulai dari kualitas pekerjaan yang dipersoalkan hingga dugaan pembengkakan anggaran yang berpotensi merugikan keuangan negara.


Sorotan paling keras tertuju pada pembangunan jalan rabat beton yang disebut-sebut mengalami kerusakan dalam waktu singkat setelah selesai dikerjakan. Kondisi tersebut memicu kecurigaan publik terkait mutu pekerjaan, kualitas material yang digunakan, hingga dugaan ketidaksesuaian antara anggaran yang dihabiskan dengan hasil fisik di lapangan.


Ironisnya, jalan yang seharusnya menjadi aset pembangunan jangka panjang bagi masyarakat desa justru dikabarkan harus ditambal kembali. Fakta ini menimbulkan pertanyaan besar, apakah pekerjaan telah dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis atau justru terdapat dugaan pengurangan kualitas pekerjaan yang berujung pada kerusakan dini.


Tak hanya proyek fisik, pengadaan Lampu LED Tenaga Surya juga menuai kritik. Sejumlah warga mempertanyakan nilai pengadaan yang dianggap jauh lebih tinggi dibanding harga pasaran. Jika dugaan tersebut terbukti melalui audit resmi, maka praktik mark-up dapat mengarah pada indikasi penyimpangan anggaran yang serius.


Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku kecewa terhadap kondisi tersebut.


> "Masyarakat berhak tahu ke mana uang negara digunakan. Kalau anggarannya besar tetapi hasilnya tidak sesuai, tentu harus ada pemeriksaan. Jangan sampai Dana Desa hanya menjadi ladang keuntungan segelintir orang," ujarnya.




Transparansi Dipertanyakan


Kecurigaan masyarakat semakin menguat karena adanya informasi bahwa pada beberapa kegiatan tidak ditemukan papan informasi proyek yang memadai. Padahal keterbukaan informasi merupakan kewajiban dalam pelaksanaan pembangunan yang bersumber dari dana publik.


Ketiadaan informasi yang mudah diakses masyarakat dinilai berpotensi menghambat fungsi pengawasan sosial terhadap penggunaan Dana Desa yang setiap tahunnya mencapai ratusan juta rupiah.


Wartawan Sulit Konfirmasi, Muncul Dugaan Upaya Perlindungan


Upaya konfirmasi kepada Pjs Kepala Desa Pelabai disebut tidak membuahkan hasil. Beberapa kali didatangi maupun dihubungi melalui WhatsApp, yang bersangkutan belum memberikan penjelasan resmi terkait berbagai sorotan yang berkembang.


Yang menjadi perhatian publik, muncul seorang pria bernama Guntur yang disebut memiliki hubungan keluarga dengan Pjs Kepala Desa. Dalam komunikasi dengan wartawan, ia meminta agar kepala desa tidak diganggu.


Peristiwa tersebut justru memunculkan tanda tanya baru di tengah masyarakat. Sebab dalam prinsip pemerintahan yang baik, setiap pejabat publik yang mengelola anggaran negara semestinya terbuka terhadap kritik, pengawasan, dan konfirmasi media.


APH Diuji, Jangan Sampai Hukum Tajam ke Bawah Tumpul ke Atas


Besarnya Dana Desa yang dikucurkan pemerintah pusat seharusnya berbanding lurus dengan kualitas pembangunan yang dirasakan masyarakat. Karena itu, berbagai dugaan yang muncul di Desa Pelabai dinilai layak menjadi perhatian serius aparat pengawas dan aparat penegak hukum.


Publik kini menunggu langkah nyata dari Inspektorat Kabupaten Lebong, Kejaksaan Negeri Lebong, hingga Kepolisian Resor Lebong untuk menelusuri apakah terdapat penyimpangan dalam penggunaan Dana Desa tersebut.


Masyarakat berharap pemeriksaan dilakukan secara terbuka dan profesional. Sebab apabila dugaan mark-up, pekerjaan tidak sesuai spesifikasi, atau penyalahgunaan anggaran benar-benar terjadi, maka persoalannya bukan lagi sekadar proyek bermasalah, melainkan menyangkut uang rakyat yang wajib dipertanggungjawabkan.


Kini bola berada di tangan aparat. Publik menanti, apakah dugaan yang berembus selama ini akan diungkap secara terang-benderang, atau justru menguap tanpa kejelasan di tengah besarnya harapan masyarakat terhadap penegakan hukum yang adil dan tanpa pandang bulu.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Heboh! Dugaan Perselingkuhan Kades Suro muncar Jadi Sorotan, Publik Desak Pemeriksaan Etik dan Hukum

admin- Juli 28, 2026 0
Heboh! Dugaan Perselingkuhan Kades Suro muncar Jadi Sorotan, Publik Desak Pemeriksaan Etik dan Hukum
Kepahiang – Dugaan perselingkuhan yang menyeret Kepala Desa Suro Muncar. Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang, menjadi perhatian publik setelah beredarnya…

Berita Terpopuler

Sambut HUT ke-81 RI, KNPI Cihara Gelar Rangkaian Kompetisi Olahraga dan Komitmen Jaga Persatuan

Sambut HUT ke-81 RI, KNPI Cihara Gelar Rangkaian Kompetisi Olahraga dan Komitmen Jaga Persatuan

Juli 28, 2026
BikersMu Kota Serang Gelar Kopdar Touring Dakwah, Perkuat Keselamatan Berkendara dan Ukhuwah

BikersMu Kota Serang Gelar Kopdar Touring Dakwah, Perkuat Keselamatan Berkendara dan Ukhuwah

Juli 26, 2026
KPLKP Layangkan Surat Permohonan Audiensi ke BPN Provinsi Banten Terkait Dugaan Jual Beli Pulau

KPLKP Layangkan Surat Permohonan Audiensi ke BPN Provinsi Banten Terkait Dugaan Jual Beli Pulau

Juli 25, 2026
1920. Merah Putih di Puncak Karang: Ikhtiar Cinta Negeri dari Alumni Gontor 2003.

1920. Merah Putih di Puncak Karang: Ikhtiar Cinta Negeri dari Alumni Gontor 2003.

Juli 25, 2026
Tragedi Berdarah di desa Segigok Raya Tersinggung Saat Mengobrol, Edi Bacok Tetangga hingga Tewas Sebelum Diciduk Polisi

Tragedi Berdarah di desa Segigok Raya Tersinggung Saat Mengobrol, Edi Bacok Tetangga hingga Tewas Sebelum Diciduk Polisi

Juli 24, 2026
‎KABB Siap Geruduk Komnas Perlindungan Perempuan

‎KABB Siap Geruduk Komnas Perlindungan Perempuan

Juli 20, 2026
Paradoks Fiskal dan Krisis Transparansi: Menakar Akuntabilitas di Balik Populisme "Bang Andra" dan Respons Birokrasi atas Register D350

Paradoks Fiskal dan Krisis Transparansi: Menakar Akuntabilitas di Balik Populisme "Bang Andra" dan Respons Birokrasi atas Register D350

Juli 19, 2026
Pembetukan GTRA 2026, Perkuat Akses dan Pemanfaatan Tanah untuk Masyarakat

Pembetukan GTRA 2026, Perkuat Akses dan Pemanfaatan Tanah untuk Masyarakat

April 25, 2026
Diduga Minta Bayaran Ambulans Rp200 Ribu, Oknum Puskesmas Petir Disorot

Diduga Minta Bayaran Ambulans Rp200 Ribu, Oknum Puskesmas Petir Disorot

Februari 20, 2026

Berita Terpopuler

Sambut HUT ke-81 RI, KNPI Cihara Gelar Rangkaian Kompetisi Olahraga dan Komitmen Jaga Persatuan

Sambut HUT ke-81 RI, KNPI Cihara Gelar Rangkaian Kompetisi Olahraga dan Komitmen Jaga Persatuan

Juli 28, 2026
BikersMu Kota Serang Gelar Kopdar Touring Dakwah, Perkuat Keselamatan Berkendara dan Ukhuwah

BikersMu Kota Serang Gelar Kopdar Touring Dakwah, Perkuat Keselamatan Berkendara dan Ukhuwah

Juli 26, 2026
KPLKP Layangkan Surat Permohonan Audiensi ke BPN Provinsi Banten Terkait Dugaan Jual Beli Pulau

KPLKP Layangkan Surat Permohonan Audiensi ke BPN Provinsi Banten Terkait Dugaan Jual Beli Pulau

Juli 25, 2026
1920. Merah Putih di Puncak Karang: Ikhtiar Cinta Negeri dari Alumni Gontor 2003.

1920. Merah Putih di Puncak Karang: Ikhtiar Cinta Negeri dari Alumni Gontor 2003.

Juli 25, 2026
Tragedi Berdarah di desa Segigok Raya Tersinggung Saat Mengobrol, Edi Bacok Tetangga hingga Tewas Sebelum Diciduk Polisi

Tragedi Berdarah di desa Segigok Raya Tersinggung Saat Mengobrol, Edi Bacok Tetangga hingga Tewas Sebelum Diciduk Polisi

Juli 24, 2026
‎KABB Siap Geruduk Komnas Perlindungan Perempuan

‎KABB Siap Geruduk Komnas Perlindungan Perempuan

Juli 20, 2026
Paradoks Fiskal dan Krisis Transparansi: Menakar Akuntabilitas di Balik Populisme "Bang Andra" dan Respons Birokrasi atas Register D350

Paradoks Fiskal dan Krisis Transparansi: Menakar Akuntabilitas di Balik Populisme "Bang Andra" dan Respons Birokrasi atas Register D350

Juli 19, 2026
Pembetukan GTRA 2026, Perkuat Akses dan Pemanfaatan Tanah untuk Masyarakat

Pembetukan GTRA 2026, Perkuat Akses dan Pemanfaatan Tanah untuk Masyarakat

April 25, 2026
Diduga Minta Bayaran Ambulans Rp200 Ribu, Oknum Puskesmas Petir Disorot

Diduga Minta Bayaran Ambulans Rp200 Ribu, Oknum Puskesmas Petir Disorot

Februari 20, 2026
Kabarindo79.Net

About Us

Kabarindo79.net merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: redaksikabarindo79@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2025 Kabarindo79.Net
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber