Hari Pramuka ke-65 di Kota Serang Meriah! 132 Pramuka Garuda Dikukuhkan, Pengabdi Terima Penghargaan
![]() |
| Wakil Wali Kota Serang bersama Siaga Garuda |
SERANG (27/8) — Peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Serang berlangsung khidmat dan semarak di Lapangan Pemerintah Kota Serang, Rabu (26/8/2026).
Upacara yang diikuti sekitar 1.000 peserta tersebut dipimpin Wakil Wali Kota Serang yang juga Ketua Kwarcab Kota Serang, Nur Agis Aulia, selaku pembina upacara.
Peserta upacara berasal dari berbagai unsur Gerakan Pramuka Kota Serang, mulai dari Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), jajaran pengurus Kwarcab, Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kota Serang, pembina dan Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), hingga peserta didik dari tingkat Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega.
Momentum Hari Pramuka tahun ini semakin istimewa dengan pelantikan dan pengukuhan 132 Pramuka Garuda dari berbagai golongan. Prosesi tersebut dilakukan oleh orang tua peserta didik dan disaksikan langsung oleh Wakil Wali Kota Serang selaku Ketua Kwarcab Kota Serang.
Pengukuhan Pramuka Garuda menjadi simbol keberhasilan peserta didik dalam melewati proses pembinaan dan memenuhi standar kecakapan serta keteladanan yang dipersyaratkan. Lebih dari sekadar pencapaian pribadi, Pramuka Garuda diharapkan menjadi teladan bagi teman sebaya dan lingkungan sekitarnya.
Pramuka Harus Terus Bergerak dan Beradaptasi
Dalam amanahnya sebagai pembina upacara, Nur Agis Aulia menyampaikan bahwa peringatan Hari Pramuka ke-65 harus menjadi momentum untuk memperkuat kembali peran Gerakan Pramuka sebagai wadah pendidikan karakter generasi muda.
Tema Hari Pramuka ke-65, “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”, menurutnya harus diterjemahkan menjadi gerakan nyata di tengah masyarakat.
Pramuka, kata dia, tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Nilai-nilai kepramukaan harus diwujudkan melalui kreativitas, kemandirian, kepedulian lingkungan, ketahanan pangan, keterampilan hidup, gotong royong, serta kemampuan generasi muda menghadapi perkembangan zaman.
“Pramuka harus mampu hadir menjawab tantangan zaman. Semangat swasembada pangan bukan hanya menjadi tema, tetapi harus diterjemahkan melalui kegiatan nyata, mulai dari menanam, mengelola lingkungan, memanfaatkan potensi lokal, hingga membangun kemandirian dan kreativitas generasi muda,” demikian pesan yang disampaikan dalam amanah pembina upacara.
Menurutnya, pendidikan kepramukaan memiliki posisi strategis karena proses pembinaannya tidak hanya membangun pengetahuan, tetapi juga membentuk sikap, keterampilan, kepemimpinan dan karakter.
Karena itu, seluruh jajaran Gerakan Pramuka Kota Serang didorong untuk terus menciptakan kegiatan yang edukatif, kreatif, inovatif, menyenangkan dan relevan dengan kehidupan peserta didik.
132 Pramuka Garuda, Kebanggaan Orang Tua dan Kwarcab
Salah satu prosesi yang menjadi perhatian dalam upacara tersebut adalah pengukuhan 132 Pramuka Garuda.
Prosesi pelantikan yang melibatkan orang tua peserta didik memiliki makna tersendiri. Keberhasilan seorang Pramuka mencapai tingkat Garuda tidak hanya merupakan hasil pembinaan di gugus depan, tetapi juga tidak terlepas dari dukungan keluarga.
Dengan disaksikan orang tua dan jajaran Gerakan Pramuka, para Pramuka Garuda dikukuhkan untuk membawa tanggung jawab baru sebagai teladan di lingkungan masing-masing.
Kehadiran Pramuka Garuda dari golongan Siaga, Penggalang, Penegak hingga Pandega sekaligus menunjukkan keberlanjutan proses pembinaan kepramukaan di Kota Serang.
Penghargaan untuk Para Pengabdi Pramuka
Selain pengukuhan Pramuka Garuda, upacara juga diisi dengan penyematan Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka (TPGP) kepada sejumlah penerima.
Penghargaan tersebut meliputi Lencana Melati, Lencana Karya Bakti, Lencana Darma Bakti, dan Lencana Pancawarsa.
Penyematan TPGP menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi, pengabdian, karya dan kesetiaan para anggota dewasa dalam mengembangkan Gerakan Pramuka.
Penghargaan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa keberlangsungan Gerakan Pramuka tidak terlepas dari kontribusi para pembina, pelatih, pengurus, majelis pembimbing, serta seluruh anggota dewasa yang secara konsisten mencurahkan waktu dan tenaga untuk pendidikan kepramukaan.
Ditutup dengan Kreasi Kwarran
Rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kwarcab Kota Serang kemudian ditutup dengan penampilan kreativitas dari utusan Kwartir Ranting se-Kwarcab Kota Serang.
Penampilan tersebut menjadi ruang bagi setiap Kwarran untuk menunjukkan kreativitas sekaligus mempererat persaudaraan antaranggota Gerakan Pramuka.
Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Kota Serang akhirnya bukan hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempertemukan berbagai unsur Gerakan Pramuka, memberikan apresiasi kepada para pengabdi, mengukuhkan generasi Pramuka Garuda, serta memperkuat komitmen bersama menghadirkan pendidikan kepramukaan yang semakin relevan.
Dari Lapangan Pemkot Serang, semangat itu kembali diteguhkan: Pramuka harus terus bergerak, beradaptasi, berkarya dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat—demi menyiapkan generasi tangguh menuju Indonesia Emas 2045.
Salam Pramuka!

Posting Komentar