Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
Kabarindo79.Net
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
Kabarindo79.Net
Telusuri

Beranda Banten Headline Opini Serang Raya Adiwiyata Bukan Sekadar Penghargaan, tetapi Jalan Panjang Membangun Kesadaran Lingkungan
Banten Headline Opini Serang Raya

Adiwiyata Bukan Sekadar Penghargaan, tetapi Jalan Panjang Membangun Kesadaran Lingkungan

binacerdasmandiri
binacerdasmandiri
17 Mar, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 

Oleh: Uan Purwani (Kepala SMPN 7 Kota Serang)


Ada satu hal yang selalu saya yakini dalam dunia pendidikan: keberhasilan sejati bukan diukur dari seberapa banyak penghargaan yang diraih, tetapi dari seberapa kuat nilai yang tertanam dalam diri peserta didik. Itulah yang saya rasakan dalam perjalanan SMPN 7 Kota Serang mengikuti program Adiwiyata tahun 2025.


Perjalanan ini bukan sesuatu yang instan. Dimulai dari sosialisasi program pada 31 Juli 2025, kemudian berlanjut dengan pembinaan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang pada 28 Agustus 2025. Proses ini menjadi titik awal bagaimana seluruh warga sekolah mulai membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga lingkungan.


Puncaknya, pada 19 November 2025, SMPN 7 Kota Serang menjalani penilaian Adiwiyata. Momen ini bukan sekadar evaluasi administratif, tetapi menjadi cermin sejauh mana budaya peduli lingkungan benar-benar hidup di sekolah kami. Hingga akhirnya, pada Senin, 22 Desember 2025, penghargaan Sekolah Adiwiyata tingkat Kota Serang diserahkan di Alun-Alun Barat Kota Serang oleh Sekretaris Daerah, Drs. H. Nanang Saefudin, M.Si. Sebuah kebanggaan, tentu. Namun bagi kami, ini bukan garis akhir.


Adiwiyata, sebagaimana kita pahami, bukan hanya program. Ia adalah gerakan. Sebuah upaya besar untuk menjadikan sekolah sebagai tempat ideal dalam membangun ilmu pengetahuan sekaligus karakter lingkungan. Dari akar katanya, “Adi” berarti besar atau ideal, dan “Wiyata” berarti tempat belajar. Maka, Adiwiyata adalah tentang bagaimana sekolah menjadi ruang terbaik untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan, termasuk kepedulian terhadap bumi.


Di SMPN 7 Kota Serang, kami memaknai Adiwiyata sebagai proses pembiasaan. Membiasakan siswa membuang sampah pada tempatnya, merawat tanaman, menghemat energi, hingga memahami bahwa setiap tindakan kecil memiliki dampak besar bagi lingkungan. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi latihan karakter yang harus terus hidup, bahkan setelah program ini selesai.


Menariknya, semangat Adiwiyata ini semakin menemukan makna mendalam ketika beriringan dengan datangnya bulan suci Ramadhan. Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang melatih kepekaan, kedisiplinan, dan kepedulian—nilai-nilai yang sejalan dengan spirit Adiwiyata.


Di bulan Ramadhan, kami mendorong siswa untuk tidak hanya meningkatkan ibadah, tetapi juga memperkuat kepedulian terhadap lingkungan. Menjaga kebersihan kelas dan lingkungan sekolah menjadi bagian dari ibadah, menghemat air saat berwudhu menjadi bentuk tanggung jawab, serta mengurangi sampah saat kegiatan berbuka bersama menjadi wujud nyata akhlak mulia.


Ramadhan mengajarkan kita bahwa kebaikan sekecil apa pun akan dilipatgandakan nilainya. Maka, membuang sampah pada tempatnya, merawat tanaman, hingga menjaga kebersihan lingkungan adalah bagian dari amal yang tidak boleh dianggap remeh. Inilah momentum spiritual yang sangat kuat untuk memperkuat karakter peduli lingkungan pada peserta didik.


Saya percaya, tujuan utama Adiwiyata bukanlah penghargaan, melainkan perubahan perilaku. Ketika siswa mulai sadar untuk menjaga kebersihan tanpa disuruh, ketika mereka merasa memiliki lingkungan sekolah, dan ketika mereka membawa kebiasaan baik itu ke rumah dan masyarakat—di situlah Adiwiyata benar-benar berhasil.


Perjalanan ini tentu tidak bisa dilakukan sendiri. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Tim Adiwiyata SMPN 7 Kota Serang yang telah bekerja dengan penuh semangat, dedikasi, dan keikhlasan. Energi positif inilah yang menjadi kekuatan utama dalam menggerakkan perubahan.


Ke depan, tantangan kita adalah menjaga konsistensi. Jangan sampai semangat ini hanya hadir saat penilaian. Justru setelah penghargaan diraih, komitmen harus semakin kuat. Karena sejatinya, menjaga lingkungan bukan tugas sesaat, melainkan tanggung jawab sepanjang hayat.


Mari kita jadikan sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga tempat bertumbuhnya generasi yang peduli, sadar, dan bertanggung jawab terhadap masa depan bumi—dan menjadikan Ramadhan sebagai titik penguat lahirnya kebiasaan baik yang berkelanjutan.

Via Banten
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Heboh! Dugaan Perselingkuhan Kades Suro muncar Jadi Sorotan, Publik Desak Pemeriksaan Etik dan Hukum

admin- Juli 28, 2026 0
Heboh! Dugaan Perselingkuhan Kades Suro muncar Jadi Sorotan, Publik Desak Pemeriksaan Etik dan Hukum
Kepahiang – Dugaan perselingkuhan yang menyeret Kepala Desa Suro Muncar. Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang, menjadi perhatian publik setelah beredarnya…

Berita Terpopuler

Sambut HUT ke-81 RI, KNPI Cihara Gelar Rangkaian Kompetisi Olahraga dan Komitmen Jaga Persatuan

Sambut HUT ke-81 RI, KNPI Cihara Gelar Rangkaian Kompetisi Olahraga dan Komitmen Jaga Persatuan

Juli 28, 2026
BikersMu Kota Serang Gelar Kopdar Touring Dakwah, Perkuat Keselamatan Berkendara dan Ukhuwah

BikersMu Kota Serang Gelar Kopdar Touring Dakwah, Perkuat Keselamatan Berkendara dan Ukhuwah

Juli 26, 2026
KPLKP Layangkan Surat Permohonan Audiensi ke BPN Provinsi Banten Terkait Dugaan Jual Beli Pulau

KPLKP Layangkan Surat Permohonan Audiensi ke BPN Provinsi Banten Terkait Dugaan Jual Beli Pulau

Juli 25, 2026
1920. Merah Putih di Puncak Karang: Ikhtiar Cinta Negeri dari Alumni Gontor 2003.

1920. Merah Putih di Puncak Karang: Ikhtiar Cinta Negeri dari Alumni Gontor 2003.

Juli 25, 2026
Tragedi Berdarah di desa Segigok Raya Tersinggung Saat Mengobrol, Edi Bacok Tetangga hingga Tewas Sebelum Diciduk Polisi

Tragedi Berdarah di desa Segigok Raya Tersinggung Saat Mengobrol, Edi Bacok Tetangga hingga Tewas Sebelum Diciduk Polisi

Juli 24, 2026
‎KABB Siap Geruduk Komnas Perlindungan Perempuan

‎KABB Siap Geruduk Komnas Perlindungan Perempuan

Juli 20, 2026
Paradoks Fiskal dan Krisis Transparansi: Menakar Akuntabilitas di Balik Populisme "Bang Andra" dan Respons Birokrasi atas Register D350

Paradoks Fiskal dan Krisis Transparansi: Menakar Akuntabilitas di Balik Populisme "Bang Andra" dan Respons Birokrasi atas Register D350

Juli 19, 2026
Pembetukan GTRA 2026, Perkuat Akses dan Pemanfaatan Tanah untuk Masyarakat

Pembetukan GTRA 2026, Perkuat Akses dan Pemanfaatan Tanah untuk Masyarakat

April 25, 2026
Diduga Minta Bayaran Ambulans Rp200 Ribu, Oknum Puskesmas Petir Disorot

Diduga Minta Bayaran Ambulans Rp200 Ribu, Oknum Puskesmas Petir Disorot

Februari 20, 2026

Berita Terpopuler

Sambut HUT ke-81 RI, KNPI Cihara Gelar Rangkaian Kompetisi Olahraga dan Komitmen Jaga Persatuan

Sambut HUT ke-81 RI, KNPI Cihara Gelar Rangkaian Kompetisi Olahraga dan Komitmen Jaga Persatuan

Juli 28, 2026
BikersMu Kota Serang Gelar Kopdar Touring Dakwah, Perkuat Keselamatan Berkendara dan Ukhuwah

BikersMu Kota Serang Gelar Kopdar Touring Dakwah, Perkuat Keselamatan Berkendara dan Ukhuwah

Juli 26, 2026
KPLKP Layangkan Surat Permohonan Audiensi ke BPN Provinsi Banten Terkait Dugaan Jual Beli Pulau

KPLKP Layangkan Surat Permohonan Audiensi ke BPN Provinsi Banten Terkait Dugaan Jual Beli Pulau

Juli 25, 2026
1920. Merah Putih di Puncak Karang: Ikhtiar Cinta Negeri dari Alumni Gontor 2003.

1920. Merah Putih di Puncak Karang: Ikhtiar Cinta Negeri dari Alumni Gontor 2003.

Juli 25, 2026
Tragedi Berdarah di desa Segigok Raya Tersinggung Saat Mengobrol, Edi Bacok Tetangga hingga Tewas Sebelum Diciduk Polisi

Tragedi Berdarah di desa Segigok Raya Tersinggung Saat Mengobrol, Edi Bacok Tetangga hingga Tewas Sebelum Diciduk Polisi

Juli 24, 2026
‎KABB Siap Geruduk Komnas Perlindungan Perempuan

‎KABB Siap Geruduk Komnas Perlindungan Perempuan

Juli 20, 2026
Paradoks Fiskal dan Krisis Transparansi: Menakar Akuntabilitas di Balik Populisme "Bang Andra" dan Respons Birokrasi atas Register D350

Paradoks Fiskal dan Krisis Transparansi: Menakar Akuntabilitas di Balik Populisme "Bang Andra" dan Respons Birokrasi atas Register D350

Juli 19, 2026
Pembetukan GTRA 2026, Perkuat Akses dan Pemanfaatan Tanah untuk Masyarakat

Pembetukan GTRA 2026, Perkuat Akses dan Pemanfaatan Tanah untuk Masyarakat

April 25, 2026
Diduga Minta Bayaran Ambulans Rp200 Ribu, Oknum Puskesmas Petir Disorot

Diduga Minta Bayaran Ambulans Rp200 Ribu, Oknum Puskesmas Petir Disorot

Februari 20, 2026
Kabarindo79.Net

About Us

Kabarindo79.net merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: redaksikabarindo79@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2025 Kabarindo79.Net
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber