Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
Kabarindo79.Net
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
Kabarindo79.Net
Telusuri

Beranda Headline Opini Ironi Generasi Emas: Perut Kenyang, Nyawa Melayang karena Biaya Sekolah
Headline Opini

Ironi Generasi Emas: Perut Kenyang, Nyawa Melayang karena Biaya Sekolah

Riswan
Riswan
06 Feb, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

M. Febi Pirmansyah. Ketua Bidang Advokasi dan Reformasi Hukum, Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kabupaten Lebak.

LEBAK
- Kematian YBR (10), siswa kelas IV SD di Jerebuu, Ngada, NTT, adalah tamparan keras bagi wajah pendidikan kita. Seorang anak memilih mengakhiri hidupnya bukan sekadar karena lapar, melainkan akibat beban mental yang tak tertahankan. Ia terhimpit rasa malu karena tak mampu membeli buku tulis, pulpen, serta tagihan biaya sekolah yang mencapai Rp 1,2 juta. Ini bukan sekadar tragedi keluarga miskin; ini adalah bukti nyata kegagalan kebijakan publik dalam melindungi hak dasar warga negara.

Di tengah optimisme pemerintah menggulirkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai solusi masa depan, seorang anak justru meregang nyawa karena hambatan akses pendidikan. Ada ironi yang menyayat hati di sini: negara seolah sibuk memastikan perut anak-anak kenyang, namun abai memastikan mereka bisa belajar tanpa dihantui rasa takut dan rendah diri. 

Gizi memang krusial, namun sebuah pertanyaan menyakitkan muncul: Apa artinya perut kenyang jika sekolah berubah menjadi ruang penuh tekanan? Apa gunanya makan siang gratis jika di pagi hari seorang anak harus menanggung malu akibat iuran yang belum lunas? Slogan "Generasi Emas" hanya akan menjadi hampa jika anak-anak dari keluarga prasejahtera justru runtuh secara mental sebelum mereka sempat tumbuh.

Kasus YBR menyingkap lubang besar dalam prioritas kebijakan. Konstitusi mengamanatkan pendidikan dasar yang gratis, namun realitanya sering kali menjadi "mahal" di lapangan. Ketika sekolah masih menagih biaya besar—baik untuk seragam, buku, maupun iuran kegiatan—negara sejatinya telah gagal menjalankan mandatnya.

Program MBG menelan anggaran hingga ratusan triliun rupiah. Tragedi ini memaksa kita untuk menggugat: mengapa anggaran sebesar itu tidak diprioritaskan untuk menjamin kebutuhan paling dasar pendidikan? Buku tulis, alat tulis, rasa aman, dan martabat anak miskin jauh lebih "murah" untuk dipenuhi dibandingkan biaya seremonial satu porsi makan untuk laporan keberhasilan program.

YBR bukan sekadar angka statistik. Ia adalah korban dari kekerasan struktural yang dibiarkan terjadi. Jika pemerintah serius mengawal masa depan bangsa, MBG tidak boleh hanya menjadi proyek simbolis. Program ini wajib dibarengi dengan penghapusan total segala bentuk pungutan sekolah serta pengawasan ketat agar tidak ada lagi anak yang dipermalukan karena keterbatasan ekonomi.

YBR telah pergi. Ia tak akan pernah sempat mencicipi makan siang gratis atau membaca buku pelajaran yang diimpikannya. Satu-satunya hal yang bisa kita lakukan adalah berhenti menutup mata. Tanpa perbaikan sistem pendidikan yang fundamental, tragedi ini bukanlah yang terakhir—ia hanyalah satu yang akhirnya sampai ke telinga kita. ***

Penulis: M. Febi Pirmansyah. Ketua Bidang Advokasi dan Reformasi Hukum, Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kabupaten Lebak.

Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Aktifis Provinsi Banten Angkat Bicara Adanya Projek Milyaran Tanpa Pengawasan maksimal.

admin- April 26, 2026 0
Aktifis Provinsi Banten Angkat Bicara Adanya Projek Milyaran Tanpa Pengawasan maksimal.
Serang Banten ] Program pembangunan yang di Rekomendasikan oleh Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang ( DPUPR)  yang beralamat di jalan Lingkar Selatan   (…

Berita Terpopuler

PPWI Lebak Selatan Beri Ucapan Selamat atas Terpilihnya Asep Pahrudin sebagai Ketua DPW Badak Banten

PPWI Lebak Selatan Beri Ucapan Selamat atas Terpilihnya Asep Pahrudin sebagai Ketua DPW Badak Banten

April 25, 2026
Asep Pahrudin Resmi Pimpin DPW Badak Banten Provinsi Banten Periode 2026–2030

Asep Pahrudin Resmi Pimpin DPW Badak Banten Provinsi Banten Periode 2026–2030

April 25, 2026
Tasyifah dan Steivanie Bersinar! Wakili Semangat Pramuka di Ajang Duta Pemuda Kota Serang

Tasyifah dan Steivanie Bersinar! Wakili Semangat Pramuka di Ajang Duta Pemuda Kota Serang

April 24, 2026
Ketum DPP Gerakan KAWAN Mengecam Keras   Tindakan Oknum LSM dan Wartawan  Polda Jatim Harus Lakukan Tindakan Tegas

Ketum DPP Gerakan KAWAN Mengecam Keras Tindakan Oknum LSM dan Wartawan Polda Jatim Harus Lakukan Tindakan Tegas

April 21, 2026
Pembetukan GTRA 2026, Perkuat Akses dan Pemanfaatan Tanah untuk Masyarakat

Pembetukan GTRA 2026, Perkuat Akses dan Pemanfaatan Tanah untuk Masyarakat

April 25, 2026
PERWAST Desak Polisi Tangkap DC Pinjol Pelaku Pengancaman Terhadap Wartawan

PERWAST Desak Polisi Tangkap DC Pinjol Pelaku Pengancaman Terhadap Wartawan

April 20, 2026
PELAYANAN TERPADU DAN HUMANIS TERAPAN PIMPINAN KECAMATAN CIPOCOK JAYA KOTA SERANG

PELAYANAN TERPADU DAN HUMANIS TERAPAN PIMPINAN KECAMATAN CIPOCOK JAYA KOTA SERANG

April 24, 2026
tokoh masyarakat mendorong adanya pendekatan yang lebih bijak dan komprehensif Terkait Penertiban Tambang Rakyat

tokoh masyarakat mendorong adanya pendekatan yang lebih bijak dan komprehensif Terkait Penertiban Tambang Rakyat

April 24, 2026
đŸ’¥ GEGER! Dana Pilkada 2024 Disorot—4 Komisioner KPU Rejang Lebong Diperiksa Kejari, Aroma Skandal Makin Menyengat

đŸ’¥ GEGER! Dana Pilkada 2024 Disorot—4 Komisioner KPU Rejang Lebong Diperiksa Kejari, Aroma Skandal Makin Menyengat

April 21, 2026
Di Tangan Yayu Mulyana, Ujian Integritas Peradilan: Akankah Keadilan Ditegakkan untuk Wartawan Amir?

Di Tangan Yayu Mulyana, Ujian Integritas Peradilan: Akankah Keadilan Ditegakkan untuk Wartawan Amir?

April 24, 2026

Berita Terpopuler

PPWI Lebak Selatan Beri Ucapan Selamat atas Terpilihnya Asep Pahrudin sebagai Ketua DPW Badak Banten

PPWI Lebak Selatan Beri Ucapan Selamat atas Terpilihnya Asep Pahrudin sebagai Ketua DPW Badak Banten

April 25, 2026
Asep Pahrudin Resmi Pimpin DPW Badak Banten Provinsi Banten Periode 2026–2030

Asep Pahrudin Resmi Pimpin DPW Badak Banten Provinsi Banten Periode 2026–2030

April 25, 2026
Tasyifah dan Steivanie Bersinar! Wakili Semangat Pramuka di Ajang Duta Pemuda Kota Serang

Tasyifah dan Steivanie Bersinar! Wakili Semangat Pramuka di Ajang Duta Pemuda Kota Serang

April 24, 2026
Ketum DPP Gerakan KAWAN Mengecam Keras   Tindakan Oknum LSM dan Wartawan  Polda Jatim Harus Lakukan Tindakan Tegas

Ketum DPP Gerakan KAWAN Mengecam Keras Tindakan Oknum LSM dan Wartawan Polda Jatim Harus Lakukan Tindakan Tegas

April 21, 2026
Pembetukan GTRA 2026, Perkuat Akses dan Pemanfaatan Tanah untuk Masyarakat

Pembetukan GTRA 2026, Perkuat Akses dan Pemanfaatan Tanah untuk Masyarakat

April 25, 2026
PERWAST Desak Polisi Tangkap DC Pinjol Pelaku Pengancaman Terhadap Wartawan

PERWAST Desak Polisi Tangkap DC Pinjol Pelaku Pengancaman Terhadap Wartawan

April 20, 2026
PELAYANAN TERPADU DAN HUMANIS TERAPAN PIMPINAN KECAMATAN CIPOCOK JAYA KOTA SERANG

PELAYANAN TERPADU DAN HUMANIS TERAPAN PIMPINAN KECAMATAN CIPOCOK JAYA KOTA SERANG

April 24, 2026
tokoh masyarakat mendorong adanya pendekatan yang lebih bijak dan komprehensif Terkait Penertiban Tambang Rakyat

tokoh masyarakat mendorong adanya pendekatan yang lebih bijak dan komprehensif Terkait Penertiban Tambang Rakyat

April 24, 2026
đŸ’¥ GEGER! Dana Pilkada 2024 Disorot—4 Komisioner KPU Rejang Lebong Diperiksa Kejari, Aroma Skandal Makin Menyengat

đŸ’¥ GEGER! Dana Pilkada 2024 Disorot—4 Komisioner KPU Rejang Lebong Diperiksa Kejari, Aroma Skandal Makin Menyengat

April 21, 2026
Di Tangan Yayu Mulyana, Ujian Integritas Peradilan: Akankah Keadilan Ditegakkan untuk Wartawan Amir?

Di Tangan Yayu Mulyana, Ujian Integritas Peradilan: Akankah Keadilan Ditegakkan untuk Wartawan Amir?

April 24, 2026
Kabarindo79.Net

About Us

Kabarindo79.net merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: redaksikabarindo79@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2025 Kabarindo79.Net
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber