Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
Kabarindo79.Net
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
Kabarindo79.Net
Telusuri

Beranda LAPORAN TERLIHAT RAPI, FAKTA LAPANGAN DIDUGA JAUH PANGGANG DARI API: DANA DESA PUNGGUK MERIGANG JADI SOROTAN LAPORAN TERLIHAT RAPI, FAKTA LAPANGAN DIDUGA JAUH PANGGANG DARI API: DANA DESA PUNGGUK MERIGANG JADI SOROTAN

LAPORAN TERLIHAT RAPI, FAKTA LAPANGAN DIDUGA JAUH PANGGANG DARI API: DANA DESA PUNGGUK MERIGANG JADI SOROTAN

admin
admin
05 Mei, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 


Kepahiang, Bengkulu — Kabarindo70.Net Dugaan ketidakwajaran dalam pengelolaan Dana Desa kembali mencuat dan kini menyeret Desa Pungguk Merigang, Kecamatan Ujan Mas. Di tengah laporan administrasi yang tampak tertib dan lengkap, publik justru mencium adanya indikasi kuat ketidaksesuaian dengan kondisi riil di lapangan.


Berdasarkan data yang beredar, total Dana Desa yang dikucurkan sepanjang Tahun Anggaran 2022 hingga 2025 mencapai Rp3.156.147.000. Jika ditambah dengan Alokasi Dana Desa (ADD) dari APBD Kabupaten Kepahiang, total anggaran yang dikelola desa tersebut diperkirakan menembus angka sekitar Rp4,5 miliar.


Angka fantastis itu kini memicu tanda tanya besar.


“Kalau dana sebesar itu benar-benar digunakan sesuai peruntukan, seharusnya dampaknya sangat terlihat. Tapi kenyataannya tidak demikian,” ungkap seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.


RINCIAN ANGGARAN JADI SOROTAN


Penelusuran terhadap laporan resmi yang disampaikan ke Kementerian Keuangan per 21 Desember 2024 dan 4 April 2026 mengungkap sejumlah kejanggalan yang sulit diabaikan.


Pada Tahun 2022, anggaran dialokasikan ke berbagai sektor seperti:


> Ketahanan pangan desa mencapai Rp141 juta


> Informasi publik desa Rp124 juta


> Kesehatan desa dan posyandu puluhan juta rupiah


Namun, warga menilai dampak program tersebut nyaris tak terasa di lapangan.


Memasuki Tahun 2023, pola serupa kembali muncul. Beberapa pos anggaran bahkan dinilai janggal, seperti:


> Pemeliharaan sarana posyandu yang melonjak hingga Rp178 juta


> Pengulangan anggaran “informasi publik desa” dalam beberapa item berbeda


> Program peningkatan produksi pertanian mencapai Rp156 juta, namun hasilnya dipertanyakan


“Anggaran besar, tapi hasilnya tidak jelas. Ini yang jadi pertanyaan masyarakat,” ujar sumber lain.


INDIKASI MASALAH SISTEMIK?

Yang membuat kasus ini semakin panas, muncul dugaan bahwa praktik semacam ini bukan berdiri sendiri.


Sebelumnya, publik sempat diguncang isu dugaan pungutan liar yang menyeret oknum aparat penegak hukum. Dalam isu tersebut, sejumlah kepala desa diduga dimintai setoran sekitar Rp15 juta setiap kali Dana Desa cair, dengan dalih “pengamanan” agar tidak diperiksa.


“Setiap pencairan ada permintaan. Kalau tidak ikut, khawatir akan diperiksa,” ungkap salah satu sumber.


Meski belum terbukti secara hukum, kabar ini memicu kekhawatiran adanya pola relasi tidak sehat antara pengelola anggaran desa dan oknum aparat.


Informasi yang beredar menyebutkan bahwa tim dari Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) telah turun melakukan pemeriksaan terhadap dugaan keterlibatan oknum di daerah.


Langkah ini dinilai penting untuk memastikan apakah persoalan yang terjadi di tingkat desa berkaitan dengan tekanan eksternal atau murni akibat penyimpangan internal.



Sejumlah elemen masyarakat mendesak agar Dilakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan Dana Desa.desa pungguk merigang


• Aparat penegak hukum bertindak transparan dan independen


• Semua pihak yang terlibat, baik di desa maupun di luar, diperiksa tanpa pandang bulu


Kasus ini menjadi pengingat bahwa Dana Desa yang seharusnya menjadi tulang punggung pembangunan justru berpotensi menjadi ladang masalah jika tidak diawasi secara ketat.


ANTARA LAPORAN DAN REALITA

Di atas kertas, laporan keuangan mungkin terlihat rapi dan meyakinkan. Namun di lapangan, realita bisa berbicara sebaliknya.


Jika dugaan ini terbukti, maka bukan hanya soal angka yang hilang—tetapi juga kepercayaan publik yang terkikis.


Kini, bola ada di tangan aparat penegak hukum. Publik menunggu: apakah ini akan menjadi sekadar isu yang lewat, atau benar-benar dibongkar hingga tuntas.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Aliansi Relawan Pemerhati Dunia Pendidikan : Siap Gugat Ke PTUN

admin- Juni 24, 2026 0
Aliansi Relawan Pemerhati Dunia Pendidikan : Siap Gugat Ke PTUN
BANTEN,  -  Jalur Domisili SPMB Banten Dinilai “Menyimpang”, Danny Pratama: Namanya Domisili, Kok yang Menentukan Nilai? Polemik Sistem Penerimaan Murid Baru…

Berita Terpopuler

PERSPEKTIF MASYARAKAT TERKAIT SPMB 2026: SISTEM ZONASI DINILAI MASIH AMBIGU DAN BELUM ADIL

PERSPEKTIF MASYARAKAT TERKAIT SPMB 2026: SISTEM ZONASI DINILAI MASIH AMBIGU DAN BELUM ADIL

Juni 17, 2026
Sungai Cidikit Keruh Sepekan, Warga Bayah Minta Presiden hingga APH Turun Tangan

Sungai Cidikit Keruh Sepekan, Warga Bayah Minta Presiden hingga APH Turun Tangan

Juni 21, 2026
Ketua DPD Laskar Banten, H. Mumu Ucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 H.

Ketua DPD Laskar Banten, H. Mumu Ucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 H.

Juni 17, 2026
Tagana Lebak Selatan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Cibobos

Tagana Lebak Selatan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Cibobos

Juni 20, 2026
Dugaan Penagihan Arogan Bank Keliling di Lebak, Nasabah Diintimidasi dan Halangi Kerja Jurnalis

Dugaan Penagihan Arogan Bank Keliling di Lebak, Nasabah Diintimidasi dan Halangi Kerja Jurnalis

Juni 23, 2026
TIKAM Desak Gubernur Banten Evaluasi Juknis SPMB 2026, Nilai Jalur Domisili Bergeser Menjadi Jalur Akademik

TIKAM Desak Gubernur Banten Evaluasi Juknis SPMB 2026, Nilai Jalur Domisili Bergeser Menjadi Jalur Akademik

Juni 18, 2026
organisasi kemasyarakatan, aktivis pemerhati pendidikan, serta elemen masyarakat sipil di Provinsi Banten Siap mengajukan Audiensi Ke OMBUDSMAN Banten, Minta  Pengawasan Khusus SPMB 2026

organisasi kemasyarakatan, aktivis pemerhati pendidikan, serta elemen masyarakat sipil di Provinsi Banten Siap mengajukan Audiensi Ke OMBUDSMAN Banten, Minta Pengawasan Khusus SPMB 2026

Juni 18, 2026
Kuasa Hukum Terlapor Hormati Proses Hukum Kasus Perkelahian di Pematang Donok

Kuasa Hukum Terlapor Hormati Proses Hukum Kasus Perkelahian di Pematang Donok

Juni 22, 2026
Anggota DPRD Lebak Tinjau Lokasi Kebakaran di Cihara dan Salurkan Bantuan

Anggota DPRD Lebak Tinjau Lokasi Kebakaran di Cihara dan Salurkan Bantuan

Juni 20, 2026

Berita Terpopuler

PERSPEKTIF MASYARAKAT TERKAIT SPMB 2026: SISTEM ZONASI DINILAI MASIH AMBIGU DAN BELUM ADIL

PERSPEKTIF MASYARAKAT TERKAIT SPMB 2026: SISTEM ZONASI DINILAI MASIH AMBIGU DAN BELUM ADIL

Juni 17, 2026
Sungai Cidikit Keruh Sepekan, Warga Bayah Minta Presiden hingga APH Turun Tangan

Sungai Cidikit Keruh Sepekan, Warga Bayah Minta Presiden hingga APH Turun Tangan

Juni 21, 2026
Ketua DPD Laskar Banten, H. Mumu Ucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 H.

Ketua DPD Laskar Banten, H. Mumu Ucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 H.

Juni 17, 2026
Tagana Lebak Selatan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Cibobos

Tagana Lebak Selatan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Cibobos

Juni 20, 2026
Dugaan Penagihan Arogan Bank Keliling di Lebak, Nasabah Diintimidasi dan Halangi Kerja Jurnalis

Dugaan Penagihan Arogan Bank Keliling di Lebak, Nasabah Diintimidasi dan Halangi Kerja Jurnalis

Juni 23, 2026
TIKAM Desak Gubernur Banten Evaluasi Juknis SPMB 2026, Nilai Jalur Domisili Bergeser Menjadi Jalur Akademik

TIKAM Desak Gubernur Banten Evaluasi Juknis SPMB 2026, Nilai Jalur Domisili Bergeser Menjadi Jalur Akademik

Juni 18, 2026
organisasi kemasyarakatan, aktivis pemerhati pendidikan, serta elemen masyarakat sipil di Provinsi Banten Siap mengajukan Audiensi Ke OMBUDSMAN Banten, Minta  Pengawasan Khusus SPMB 2026

organisasi kemasyarakatan, aktivis pemerhati pendidikan, serta elemen masyarakat sipil di Provinsi Banten Siap mengajukan Audiensi Ke OMBUDSMAN Banten, Minta Pengawasan Khusus SPMB 2026

Juni 18, 2026
Kuasa Hukum Terlapor Hormati Proses Hukum Kasus Perkelahian di Pematang Donok

Kuasa Hukum Terlapor Hormati Proses Hukum Kasus Perkelahian di Pematang Donok

Juni 22, 2026
Anggota DPRD Lebak Tinjau Lokasi Kebakaran di Cihara dan Salurkan Bantuan

Anggota DPRD Lebak Tinjau Lokasi Kebakaran di Cihara dan Salurkan Bantuan

Juni 20, 2026
Kabarindo79.Net

About Us

Kabarindo79.net merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: redaksikabarindo79@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2025 Kabarindo79.Net
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber