Dongeng Kak Indra di Yasalam Disambut Meriah, Boneka Moncu Bikin Anak-Anak Tak Mau Pulang
![]() |
| Siswa TKIT Yasalam, Antusias dan Ceria |
Serang (5/3) Kegiatan mendongeng yang digelar di Yayasan Semesta Alam Madani (Yasalam) pada Rabu, 4 Maret 2026 berlangsung meriah dan penuh keceriaan. Acara yang digelar di aula sekolah ini dihadiri oleh siswa TKIT dan SDIT Yasalam, kegiatan ini juga menghadirkan Kak Indra sebagai pendongeng. Terselenggaranya kegiatan ini karena adanya dukungan dari Yatim Mandiri Banten dan diikuti oleh seluruh siswa Yasalam dengan penuh antusias.
Sejak awal kegiatan dimulai, suasana hangat sudah terasa di dalam ruangan. Wajah-wajah ceria anak-anak terlihat tidak sabar menantikan dongeng yang akan disampaikan. Ketika Kak Indra mulai membawakan cerita dengan gaya yang ekspresif dan penuh energi, perhatian seluruh peserta langsung tertuju pada alur cerita yang disampaikan.
Suasana semakin semarak ketika boneka bernama Moncu dikeluarkan dari dalam tas. Spontan, anak-anak berteriak gembira menyambut kemunculan boneka lucu tersebut. Tawa dan sorak bahagia pun memenuhi ruangan, menambah semarak kegiatan hari itu.
Tidak hanya sekadar mendengarkan dongeng, anak-anak juga diajak untuk aktif berpartisipasi. Kak Indra memberikan kesempatan kepada peserta yang berani maju ke depan untuk menjawab pertanyaan seputar cerita yang telah disampaikan.
Anak-anak yang berhasil menjawab dengan baik mendapatkan hadiah menarik yang diberikan melalui pertunjukan sulap sederhana. Cara unik ini membuat suasana semakin seru sekaligus melatih keberanian dan rasa percaya diri para peserta.
Bahkan setelah acara resmi selesai, antusiasme anak-anak masih belum surut. Banyak dari mereka yang tetap berkerumun mendekati boneka Moncu karena merasa terhibur dan tertarik dengan karakter boneka yang lucu dan menggemaskan tersebut.
Kepala SDIT Yasalam, Dail Maruf, mengapresiasi kegiatan mendongeng tersebut karena dinilai memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak.
“Kegiatan seperti ini sangat positif bagi perkembangan anak. Dongeng bukan hanya hiburan, tetapi juga sarana menanamkan nilai karakter, melatih imajinasi, serta membangun keberanian anak untuk tampil dan berinteraksi,” ujar Dail.
Selain menghadirkan dongeng yang menghibur dan edukatif, kegiatan ini juga diisi dengan pesan kebaikan. Konsultan ZISWAF Yatim Mandiri Banten, Kukuh Hermawan, menyampaikan pentingnya menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama, khususnya kepada anak-anak yatim.
“Kami ingin menanamkan nilai kepedulian sosial sejak dini. Anak-anak perlu memahami bahwa kebahagiaan bukan hanya saat menerima, tetapi juga ketika kita bisa berbagi kepada orang lain yang membutuhkan,” jelas Kukuh.
Ia menambahkan, program seperti ini merupakan bagian dari upaya Yatim Mandiri dalam menghadirkan kegiatan edukatif yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga membangun karakter dan empati sosial anak-anak.
Melalui kegiatan mendongeng bersama Kak Indra ini, anak-anak tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga pembelajaran yang bermakna. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan melalui kolaborasi antara Yayasan Semesta Alam Madani dan Yatim Mandiri dalam menghadirkan program-program inspiratif bagi generasi muda.

Posting Komentar