Momentum Halal Bihalal, Ketua PPWI Lebak : Lebak Ruhay Harus Tetap Menjadi Jiwa dalam Kepemimpinan
![]() |
| Ketua PPWI Kabupaten Lebak Abdul Kabir Albantani |
LEBAK,Kabarindo79.net – Dinamika yang mencuat dalam momentum Halal Bihalal Pemerintah Kabupaten Lebak hendaknya tidak dilihat sebagai retakan, melainkan sebagai pengingat bahwa kepemimpinan adalah proses yang terus belajar dan berbenah.
Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Lebak, Abdul Kabir Albantani, menilai bahwa situasi ini justru menjadi ruang refleksi untuk kembali merawat nilai kebersamaan.
“Dalam setiap perjalanan pemerintahan, perbedaan pandangan itu pasti ada. Tapi Lebak punya jati diri, punya budaya yang mengajarkan kesejukan. Di situlah kita harus kembali berpijak,” ujar Kabir kepada wartawan Senin 30 Maret 2026
Ia mengingatkan bahwa masyarakat Lebak hari ini merindukan suasana yang adem, pemimpin yang saling menguatkan, serta kebijakan yang benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat.
Menurutnya, harmonis antara Bupati dan Wakil Bupati bukan sekadar formalitas, melainkan cerminan dari arah pembangunan yang akan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Lebih jauh, Kabir menekankan pentingnya menjaga dan menghidupkan kembali slogan kebanggaan daerah, “Lebak Ruhay”, sebagai ruh atau jiwa dalam setiap langkah kepemimpinan.
“Lebak Ruhay itu bukan hanya slogan. Itu adalah identitas, semangat, dan harapan masyarakat. Ruhay berarti hidup, bergerak, penuh semangat. Maka para pemimpin juga harus menghadirkan energi itu—energi yang menyatukan, bukan memisahkan,” tegasnya.
Menurutnya, ketika “Lebak Ruhay” benar-benar dijadikan pijakan, maka setiap perbedaan akan menemukan jalannya untuk diselaraskan. Sebab yang diutamakan bukan ego, melainkan kepentingan bersama.
Kabir juga mengajak semua pihak untuk tidak larut dalam tafsir yang memperkeruh suasana. Ia mendorong adanya komunikasi yang lebih terbuka, penuh kebijaksanaan, serta dilandasi niat baik untuk memperbaiki keadaan.
“Masyarakat tidak ingin melihat ketegangan berkepanjangan. Mereka ingin pemimpinnya hadir dengan ketenangan, dengan ketulusan, dan dengan kerja nyata. Lebak masih butuh banyak sentuhan pembangunan, dan itu hanya bisa tercapai jika para pemimpinnya berjalan seirama,” katanya.
Di penghujung pernyataannya, Kabir menyampaikan harapan agar momentum ini menjadi titik balik untuk memperkuat kembali sinergi kepemimpinan di Kabupaten Lebak.
“Jangan biarkan hal-hal kecil mengaburkan tujuan besar. Lebak Ruhay harus tetap menyala—menjadi ikon, menjadi semangat, dan menjadi arah dalam membangun daerah yang lebih maju, tanpa meninggalkan nilai kebersamaan yang sudah lama kita jaga,” pungkasnya.
(Cup/Red)

Posting Komentar