Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
Kabarindo79.Net
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
Kabarindo79.Net
Telusuri

Beranda OPINI : PKBM Bodong di Balik Tembok Pesantren OPINI : PKBM Bodong di Balik Tembok Pesantren

OPINI : PKBM Bodong di Balik Tembok Pesantren

admin
admin
13 Mar, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp



serang, 13 Maret 2026 Keberadaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) selama ini dipromosikan sebagai solusi bagi masyarakat yang tidak dapat mengakses pendidikan formal. Melalui program pendidikan kesetaraan, warga belajar yang putus sekolah diberi kesempatan untuk memperoleh ijazah yang setara dengan pendidikan dasar dan menengah.


Namun di balik tujuan mulia tersebut, muncul fenomena yang mulai meresahkan: berdirinya PKBM yang diduga hanya aktif secara administratif, tetapi minim aktivitas pembelajaran yang sesungguhnya.


Fenomena ini semakin kompleks ketika PKBM beroperasi di lingkungan pondok pesantren. Pada satu sisi, keberadaan pesantren tentu memiliki peran penting dalam pendidikan masyarakat. Akan tetapi, ketika sistem pendidikan pesantren dan pendidikan kesetaraan bercampur tanpa pemisahan yang jelas, muncul berbagai persoalan dalam tata kelola lembaga maupun penggunaan anggaran.


Salah satu persoalan yang sering disorot adalah penggunaan sarana dan prasarana. Banyak PKBM di lingkungan pesantren menggunakan fasilitas pondok yang telah ada sejak lama—mulai dari ruang belajar, meja kursi, hingga fasilitas penunjang lainnya. Secara prinsip, penggunaan fasilitas bersama memang tidak dilarang.


Masalah muncul ketika fasilitas lama tersebut kemudian dilaporkan sebagai sarana prasarana PKBM tanpa adanya peningkatan atau pemeliharaan yang nyata.


Dalam ketentuan yang diatur melalui Permendikdasmen Nomor 8 Tahun 2026, dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) pendidikan kesetaraan dapat digunakan untuk mendukung kegiatan pembelajaran serta pemeliharaan sarana prasarana pendidikan.


Namun jika fasilitas yang digunakan hanyalah fasilitas lama milik pondok pesantren, sementara laporan penggunaan dana tetap mencantumkan pemeliharaan sarana prasarana, maka publik berhak mempertanyakan ke mana sebenarnya alokasi anggaran tersebut digunakan.


Lebih jauh lagi, perbedaan kurikulum antara pendidikan pesantren dan pendidikan kesetaraan juga menjadi persoalan tersendiri. Kurikulum pesantren berfokus pada pendidikan keagamaan, sementara pendidikan kesetaraan mengikuti standar kurikulum nasional.


Jika kegiatan belajar pesantren kemudian dilaporkan sebagai kegiatan pendidikan kesetaraan, maka program yang seharusnya memberikan akses pendidikan alternatif bagi masyarakat justru berisiko berubah menjadi sekadar formalitas administratif.


Persoalan ini tidak hanya menyangkut kualitas pendidikan, tetapi juga menyangkut akuntabilitas penggunaan dana publik. Dana bantuan pendidikan berasal dari anggaran negara yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.


Karena itu, pengawasan terhadap PKBM tidak boleh hanya berhenti pada kelengkapan dokumen administrasi. Pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan harus berani melakukan verifikasi lapangan secara serius: memeriksa kondisi sarana prasarana, memastikan kegiatan pembelajaran benar-benar berjalan, serta menilai apakah lembaga tersebut benar-benar layak menyelenggarakan pendidikan kesetaraan.


Tanpa pengawasan yang kuat, PKBM berpotensi berubah dari pusat pembelajaran masyarakat menjadi sekadar lembaga administratif yang hanya muncul ketika dana bantuan pendidikan dicairkan.


Jika fenomena ini dibiarkan, maka yang dirugikan bukan hanya negara, tetapi juga masyarakat yang seharusnya mendapatkan kesempatan belajar yang layak melalui program pendidikan kesetaraan.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

IWO Indonesia Kawal Ketat SPMB Banten, Suprani: Jangan Ada Titip-Menitip Berkedok “Uang Terima Kasih”

admin- Juni 12, 2026 0
IWO Indonesia Kawal Ketat SPMB Banten, Suprani: Jangan Ada Titip-Menitip Berkedok “Uang Terima Kasih”
SERANG – Komitmen mewujudkan pendidikan yang bersih, transparan, dan berkeadilan kembali disuarakan oleh Ketua DPD Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia Kab…

Berita Terpopuler

PPPKRI Bela Negara Desak Ombudsman Tutup Permanen 40 Titik Tambang Ilegal di Mancak

PPPKRI Bela Negara Desak Ombudsman Tutup Permanen 40 Titik Tambang Ilegal di Mancak

Juni 08, 2026
KETUA BPPKB BANTEN DAMPINGI LAPORAN DI POLSEK PATIA DIDUGA KORBAN PENGANIAYAAN

KETUA BPPKB BANTEN DAMPINGI LAPORAN DI POLSEK PATIA DIDUGA KORBAN PENGANIAYAAN

Juni 09, 2026
Fasilitas RSUD Dr. Drajat Prawiranegara Kembali Disorot: Keset Diganti Kardus, Pintu Bolong, TV Mati

Fasilitas RSUD Dr. Drajat Prawiranegara Kembali Disorot: Keset Diganti Kardus, Pintu Bolong, TV Mati

Juni 08, 2026
MERIAH DAN HARU, TK ABA 7 SERANG GELAR HAFLAH AKHIRUSSANAH DI DAPUR OMA

MERIAH DAN HARU, TK ABA 7 SERANG GELAR HAFLAH AKHIRUSSANAH DI DAPUR OMA

Juni 10, 2026
LSM TIKAM Angkat Bicara, Soroti Dugaan Monopoli dan Pengondisian Jalur pada Pra-SPMB Banten 2026

LSM TIKAM Angkat Bicara, Soroti Dugaan Monopoli dan Pengondisian Jalur pada Pra-SPMB Banten 2026

Juni 10, 2026
16 Siswa KB TKIT Azzahroh Lulus dalam Pelepasan Angkatan Tahun 2026

16 Siswa KB TKIT Azzahroh Lulus dalam Pelepasan Angkatan Tahun 2026

Juni 11, 2026
 ‎IeSPA Banten Raih Penghargaan Provinsi Paling Kreatif

‎IeSPA Banten Raih Penghargaan Provinsi Paling Kreatif

Juni 07, 2026
LAPORAN TERLIHAT RAPI, FAKTA LAPANGAN DIDUGA JAUH PANGGANG DARI API: DANA DESA PUNGGUK MERIGANG JADI SOROTAN

LAPORAN TERLIHAT RAPI, FAKTA LAPANGAN DIDUGA JAUH PANGGANG DARI API: DANA DESA PUNGGUK MERIGANG JADI SOROTAN

Mei 05, 2026
Respons Pemberitaan Media, Perhutani Segera Cek Lokasi Stone Crusher PT NKE di Girimukti

Respons Pemberitaan Media, Perhutani Segera Cek Lokasi Stone Crusher PT NKE di Girimukti

Juni 04, 2026
Dana BUMDes Rp148 Juta Disorot, Dugaan “Permainan” Menguat, Warga Minta APH Turun Tangan

Dana BUMDes Rp148 Juta Disorot, Dugaan “Permainan” Menguat, Warga Minta APH Turun Tangan

Mei 05, 2026

Berita Terpopuler

PPPKRI Bela Negara Desak Ombudsman Tutup Permanen 40 Titik Tambang Ilegal di Mancak

PPPKRI Bela Negara Desak Ombudsman Tutup Permanen 40 Titik Tambang Ilegal di Mancak

Juni 08, 2026
KETUA BPPKB BANTEN DAMPINGI LAPORAN DI POLSEK PATIA DIDUGA KORBAN PENGANIAYAAN

KETUA BPPKB BANTEN DAMPINGI LAPORAN DI POLSEK PATIA DIDUGA KORBAN PENGANIAYAAN

Juni 09, 2026
Fasilitas RSUD Dr. Drajat Prawiranegara Kembali Disorot: Keset Diganti Kardus, Pintu Bolong, TV Mati

Fasilitas RSUD Dr. Drajat Prawiranegara Kembali Disorot: Keset Diganti Kardus, Pintu Bolong, TV Mati

Juni 08, 2026
MERIAH DAN HARU, TK ABA 7 SERANG GELAR HAFLAH AKHIRUSSANAH DI DAPUR OMA

MERIAH DAN HARU, TK ABA 7 SERANG GELAR HAFLAH AKHIRUSSANAH DI DAPUR OMA

Juni 10, 2026
LSM TIKAM Angkat Bicara, Soroti Dugaan Monopoli dan Pengondisian Jalur pada Pra-SPMB Banten 2026

LSM TIKAM Angkat Bicara, Soroti Dugaan Monopoli dan Pengondisian Jalur pada Pra-SPMB Banten 2026

Juni 10, 2026
16 Siswa KB TKIT Azzahroh Lulus dalam Pelepasan Angkatan Tahun 2026

16 Siswa KB TKIT Azzahroh Lulus dalam Pelepasan Angkatan Tahun 2026

Juni 11, 2026
 ‎IeSPA Banten Raih Penghargaan Provinsi Paling Kreatif

‎IeSPA Banten Raih Penghargaan Provinsi Paling Kreatif

Juni 07, 2026
LAPORAN TERLIHAT RAPI, FAKTA LAPANGAN DIDUGA JAUH PANGGANG DARI API: DANA DESA PUNGGUK MERIGANG JADI SOROTAN

LAPORAN TERLIHAT RAPI, FAKTA LAPANGAN DIDUGA JAUH PANGGANG DARI API: DANA DESA PUNGGUK MERIGANG JADI SOROTAN

Mei 05, 2026
Respons Pemberitaan Media, Perhutani Segera Cek Lokasi Stone Crusher PT NKE di Girimukti

Respons Pemberitaan Media, Perhutani Segera Cek Lokasi Stone Crusher PT NKE di Girimukti

Juni 04, 2026
Dana BUMDes Rp148 Juta Disorot, Dugaan “Permainan” Menguat, Warga Minta APH Turun Tangan

Dana BUMDes Rp148 Juta Disorot, Dugaan “Permainan” Menguat, Warga Minta APH Turun Tangan

Mei 05, 2026
Kabarindo79.Net

About Us

Kabarindo79.net merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: redaksikabarindo79@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2025 Kabarindo79.Net
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber