Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
Kabarindo79.Net
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
Kabarindo79.Net
Telusuri

Beranda Daerah Headline Oku Selatan “Pray For Sumatera”: Doa dari Tepi Danau Ranau untuk Bumi yang Terluka
Daerah Headline Oku Selatan

“Pray For Sumatera”: Doa dari Tepi Danau Ranau untuk Bumi yang Terluka

Admin
Admin
12 Des, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp



Ranau, Kabarindo79.Net - Dari tepian Danau Ranau yang tenang, lahir sebuah doa yang dituangkan bukan lewat kata-kata, melainkan melalui goresan warna. Doa itu datang dari seorang seniman berbakat Ranau, Rahmad Saleh, yang mengabadikannya dalam sebuah lukisan mural bertajuk “Pray For Sumatera.”

Lukisan tersebut menjadi gambaran cinta sekaligus kepedihan: cinta akan kekayaan alam Sumatera yang megah, dan kepedihan melihatnya terluka oleh bencana. Melalui karya itu, Rahmad ingin menyampaikan pesan bahwa keindahan alam tidak hanya untuk ditatap, tetapi juga dijaga.

Rahmad bukan pelukis yang lahir dari ruang studio mewah. Ia tumbuh di Simpang Sender, Danau Ranau, tempat kabut pagi menyelimuti bukit, air danau berkilau memantulkan langit, dan hutan menyimpan cerita-cerita tua. Ia lahir pada 15 Februari 1986, dari lingkungan yang menghargai alam sebagai bagian dari kehidupan, bukan sekadar pemandangan.

Sebagai anak Ranau, ia tumbuh dengan cerita para tetua tentang hutan larangan, ulu tulung (mata air), serta kawasan mesegik—tempat yang dianggap angker dan tak boleh dirusak. Nilai-nilai itu membentuk kesadaran ekologis Rahmad sejak kecil.

“Dulu nenek moyang kami menjaga alam dengan pantangan,” tuturnya. “Siapa yang melanggar, dipercaya akan kena tulah. Alam itu diberi hormat.”

Kini, ketika bencana menghantam Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, kenangan masa kecil itu kembali menegur hatinya. Dari sanalah muncul keinginan untuk melukis doa—sebuah seruan agar manusia kembali menghormati alam.

Mural “Pray For Sumatera” ia buat di dinding Klinik dr. Gilang Kasuma Putra, Simpang Sender. Pada bidang dinding itu, Rahmad memadukan dua wajah Sumatera: keindahan yang pernah begitu megah, dan luka yang kini menganga.



Di satu sisi, ia melukiskan perbukitan hijau, pepohonan rimbun, aliran sungai jernih, dan langit bersih—simbol kekayaan alam Sumatera dari Ranau hingga Leuser, dari Semangko hingga Toba.

Namun di sisi lain, ia sisipkan bayang-bayang bencana: air bah yang meluap, langit muram, dan manusia-manusia kecil yang sedang berdoa.

Lukisan ini tidak hanya mengajak berempati pada korban bencana, tetapi juga mengingatkan bahwa alam yang rusak akan kembali melukai manusia.

Karya Rahmad tak lahir dari ruang yang kosong. Ia adalah mantan aktivis kampus dan aktivis seni. Masa mudanya banyak dihabiskan di Kelompok Studi Seni FKIP Universitas Lampung, Divisi Seni Rupa dan Sastra. Ia beberapa kali berpameran di Bandar Lampung pada 2006, 2007, 2008, dan 2010, menunjukkan ketekunan yang jarang dimiliki seniman muda.

Di dunia teater, ia pernah menjadi penata artistik Komunitas Berkat Yakin (KoBer) asuhan Ari Pahala Hutabarat, menggarap pementasan “Rashomon” (Lampung, Padang, Pekanbaru, Bengkulu), “Pinangan”, “King Lear” (Taman Ismail Marzuki, 2018), hingga “Nusantara Amnesia” dan “Dayang Rindu.”

Bakatnya di sastra pun terbukti ketika ia meraih Juara 1 Lomba Cipta Puisi Krakatau Award 2017 melalui puisi “Hikayat Buang Tondjam.”

Selain seni, Rahmad adalah pendaki alam. Ia menyusuri Pesagi, Seminung, dan Bukit Barisan Selatan—wilayah yang kini perlahan rusak oleh illegal logging dan eksploitasi tak bertanggung jawab. Dari perjalanan itu, ia belajar bahwa alam yang indah tidak selamanya kuat.

Kesadaran itulah yang kemudian menyatu dalam karya-karyanya.

Melalui mural “Pray For Sumatera,” Rahmad ingin mengingatkan bahwa kekayaan alam Sumatera adalah anugerah yang tak ternilai. Dari Danau Ranau yang membentang sunyi, hutan Bukit Barisan yang megah, sampai dataran tinggi Gayo dan lembah Minangkabau—semuanya adalah bagian dari keindahan yang layak dijaga.

Lukisan itu menjadi doa sekaligus pesan:

Bahwa manusia dan alam adalah satu kesatuan, saling menjaga, dan saling melukai bila tak saling peduli.

Dari seorang seniman Ranau yang dibesarkan alam, mengalir sebuah harapan sederhana namun mendalam:

Agar Sumatera kembali pulih—dan Indonesia kembali belajar mencintai alamnya. (IM)

Via Daerah
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Spanduk PKBM Maharani Tunjung Teja Bertuliskan Bagian Dari Keluarga Besar Brimob

Admin- Maret 12, 2026 0
Spanduk PKBM Maharani Tunjung Teja Bertuliskan Bagian Dari Keluarga Besar Brimob
SERANG, Kabarindo 79 .Net – Spanduk Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Maharani disorot. Pasalnya hal itu dianggap tidak ada korelasinya antara PKBM d…

Berita Terpopuler

“Memberi untuk Negeri”, LAZISMU Kota Serang Bahagiakan 100 Anak Yatim dalam Safari Ramadhan

“Memberi untuk Negeri”, LAZISMU Kota Serang Bahagiakan 100 Anak Yatim dalam Safari Ramadhan

Maret 08, 2026
Pererat Kebersamaan Pramuka Penegak dan Pandega: Kwarran Kasemen Gelar Gema Taklim Ramadhan

Pererat Kebersamaan Pramuka Penegak dan Pandega: Kwarran Kasemen Gelar Gema Taklim Ramadhan

Maret 07, 2026
Silaturahmi Warga Bukit Mas Menghangat, Bukber Diisi Berkisah Islami Penuh Keceriaan

Silaturahmi Warga Bukit Mas Menghangat, Bukber Diisi Berkisah Islami Penuh Keceriaan

Maret 08, 2026
PPWI Lebak Selatan Semarakkan Ramadhan 1447 H Bagikan Takjil dan Nasi Kotak ke Warga

PPWI Lebak Selatan Semarakkan Ramadhan 1447 H Bagikan Takjil dan Nasi Kotak ke Warga

Maret 09, 2026
Diduga PT. FIF tarik paksa kendaraan konsumen di jalan

Diduga PT. FIF tarik paksa kendaraan konsumen di jalan

Maret 12, 2026
Buruknya Sistem  pelayanan PT.FIF Cabang Serang.  Tarik Paksa Motor Konsumen

Buruknya Sistem pelayanan PT.FIF Cabang Serang. Tarik Paksa Motor Konsumen

Maret 12, 2026
Temu Rindu Bulan Ramadhan di Lapas Serang

Temu Rindu Bulan Ramadhan di Lapas Serang

Maret 06, 2026
“Pasca Lebaran Kejari Kabupaten Tangerang Akan Digedor Massa: Kasus PNKR yang Menggantung Memicu Gelombang Tekanan Publik”

“Pasca Lebaran Kejari Kabupaten Tangerang Akan Digedor Massa: Kasus PNKR yang Menggantung Memicu Gelombang Tekanan Publik”

Maret 12, 2026
Bengkulu Heboh! Beredar Kabar dugaan Bupati Rejang Lebong terjaring OTT KPK

Bengkulu Heboh! Beredar Kabar dugaan Bupati Rejang Lebong terjaring OTT KPK

Maret 10, 2026
Kasus Pelanggaran Penggunaan Hak Cipta Logo RSUD Labuan Berbuntut Panjang, Dinkes Banten Resmi Dilaporkan ke Kemenkum RI

Kasus Pelanggaran Penggunaan Hak Cipta Logo RSUD Labuan Berbuntut Panjang, Dinkes Banten Resmi Dilaporkan ke Kemenkum RI

Maret 11, 2026

Berita Terpopuler

“Memberi untuk Negeri”, LAZISMU Kota Serang Bahagiakan 100 Anak Yatim dalam Safari Ramadhan

“Memberi untuk Negeri”, LAZISMU Kota Serang Bahagiakan 100 Anak Yatim dalam Safari Ramadhan

Maret 08, 2026
Pererat Kebersamaan Pramuka Penegak dan Pandega: Kwarran Kasemen Gelar Gema Taklim Ramadhan

Pererat Kebersamaan Pramuka Penegak dan Pandega: Kwarran Kasemen Gelar Gema Taklim Ramadhan

Maret 07, 2026
Silaturahmi Warga Bukit Mas Menghangat, Bukber Diisi Berkisah Islami Penuh Keceriaan

Silaturahmi Warga Bukit Mas Menghangat, Bukber Diisi Berkisah Islami Penuh Keceriaan

Maret 08, 2026
PPWI Lebak Selatan Semarakkan Ramadhan 1447 H Bagikan Takjil dan Nasi Kotak ke Warga

PPWI Lebak Selatan Semarakkan Ramadhan 1447 H Bagikan Takjil dan Nasi Kotak ke Warga

Maret 09, 2026
Diduga PT. FIF tarik paksa kendaraan konsumen di jalan

Diduga PT. FIF tarik paksa kendaraan konsumen di jalan

Maret 12, 2026
Buruknya Sistem  pelayanan PT.FIF Cabang Serang.  Tarik Paksa Motor Konsumen

Buruknya Sistem pelayanan PT.FIF Cabang Serang. Tarik Paksa Motor Konsumen

Maret 12, 2026
Temu Rindu Bulan Ramadhan di Lapas Serang

Temu Rindu Bulan Ramadhan di Lapas Serang

Maret 06, 2026
“Pasca Lebaran Kejari Kabupaten Tangerang Akan Digedor Massa: Kasus PNKR yang Menggantung Memicu Gelombang Tekanan Publik”

“Pasca Lebaran Kejari Kabupaten Tangerang Akan Digedor Massa: Kasus PNKR yang Menggantung Memicu Gelombang Tekanan Publik”

Maret 12, 2026
Bengkulu Heboh! Beredar Kabar dugaan Bupati Rejang Lebong terjaring OTT KPK

Bengkulu Heboh! Beredar Kabar dugaan Bupati Rejang Lebong terjaring OTT KPK

Maret 10, 2026
Kasus Pelanggaran Penggunaan Hak Cipta Logo RSUD Labuan Berbuntut Panjang, Dinkes Banten Resmi Dilaporkan ke Kemenkum RI

Kasus Pelanggaran Penggunaan Hak Cipta Logo RSUD Labuan Berbuntut Panjang, Dinkes Banten Resmi Dilaporkan ke Kemenkum RI

Maret 11, 2026
Kabarindo79.Net

About Us

Kabarindo79.net merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: redaksikabarindo79@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2025 Kabarindo79.Net
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber