Bukan Sekadar Ceramah, Isra Mi’raj di SDN Gadog Hadirkan Dongeng Inspiratif yang Menggetarkan Hati
![]() |
| Antusiasme Siswa SDN Gadog Memperingati Isra Mi'raj |
Mekarbaru (12/2) – Suasana penuh khidmat sekaligus keceriaan mewarnai peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang digelar di SDN Gadog, Kecamatan Mekarbaru, pada Rabu (11/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah tersebut mengangkat tema “Membentuk Generasi Soleh, Rajin Shalat dan Berakhlak Mulia” dan diikuti dengan antusias oleh siswa serta orangtua.
Sejak pagi, aula sekolah telah dipadati siswa yang mengenakan busana muslim rapi. Tidak sedikit orangtua yang turut hadir untuk menyaksikan putra-putri mereka mengikuti kegiatan keagamaan tersebut. Atmosfer religius terasa hangat, mencerminkan semangat kebersamaan antara sekolah dan keluarga dalam membangun karakter anak.
Sambutan kepala sekolah yang diwakili oleh Nurudin menekankan pentingnya peringatan Isra Mi’raj sebagai momentum memperkuat pendidikan karakter di lingkungan sekolah.
“Isra Mi’raj bukan hanya peringatan sejarah perjalanan Nabi Muhammad SAW, tetapi juga pengingat bagi kita semua tentang pentingnya shalat sebagai tiang agama. Kami ingin anak-anak SDN Gadog tumbuh menjadi generasi yang soleh, rajin shalat, serta berakhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Meski tidak dapat mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir karena ada agenda penting, Kepala SDN Gadog, Buhari, yang ditemui seusai acara menyampaikan apresiasi atas suksesnya acara tersebut.
“Saya sangat bersyukur kegiatan Isra Mi’raj tahun ini berjalan lancar dan penuh antusias. Kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter siswa, karena pendidikan bukan hanya soal akademik, tetapi juga pembentukan iman dan akhlak. Kami berkomitmen menjadikan nilai-nilai religius sebagai fondasi utama dalam mendidik anak-anak,” tutur Buhari usai kegiatan.
Kegiatan semakin hidup dengan kehadiran Pendongeng Inspiratif, Indra Martha Rusmana, yang membawakan materi melalui pendekatan dongeng interaktif. Dengan gaya komunikatif dan penuh ekspresi, ia mengajak siswa memahami makna Isra Mi’raj secara sederhana namun menyentuh.
Dalam materinya, Indra menekankan bahwa shalat bukan sekadar kewajiban, tetapi bentuk cinta seorang hamba kepada Allah SWT.
“Kalau kita mengaku cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, maka salah satu buktinya adalah menjaga shalat. Shalat itu bukan beban, tapi hadiah langsung dari Allah untuk kita,” ungkapnya di hadapan para siswa.
Ia juga menyisipkan pesan tentang pentingnya akhlak mulia, menghormati orangtua dan guru, serta menjadi anak yang jujur dan bertanggung jawab. Sesekali, gelak tawa dan tepuk tangan terdengar saat dongeng inspiratif tersebut disampaikan, membuat suasana semakin hangat dan bermakna.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, harapan agar nilai-nilai Isra Mi’raj tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari siswa.
Melalui peringatan ini, SDN Gadog menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam iman dan akhlak, sejalan dengan tema yang diusung: Generasi Soleh, Rajin Shalat dan Berakhlak Mulia.

Posting Komentar